Saturday, March 10, 2012

cerpen by abdul rozak


CERPEN
PERMAINAN SERIGALA
            Hari ini cuaca keliatan mendung, sepertinya akan hujan. Aku lalu mengerjakan soal soal yang ada di buku pendalaman materi, baru saja aku mengerjakan tiba tiba hujan turun sangat deras airnya sampai masuk kedalam kelas sehingga anak anak sekelas histeris. “jarang jarang sekali hujan seperti ini” kataku. Akhirnya sudah jam 3 waktunya untuk pulang secara badan ini sudah letih, tetapi kenapa hujan nya belum juga reda malah makin kencang.

            Apa boleh buat, aku dan ke 5 teman ku menunggu sampai hujanya reda. Kelima temanku itu adalah siska, maya, jenny, Robert dan aku rendy.                                                  
“duhh hujanya makin deras nih gimana bias pulang” kata siska
“iya nih masa harus nginep disini semaleman” sahut jenny
“ide yang bagus bermalam aja biar seru hihihi” kata Robert
“ENAK AJA!!!!” siska, neny, maya, dan jenny berseru
Saking lamanya beradu mulut tak terasa jam menunjukan pukul setengah enam, “yeee benar kan kita akhirnya nginep” kata Robert. Bukanya hujannya semakin reda malah badai menerpa kami apa boleh buat akhirnya aku dan teman teman menginap di sekolah bersama anak anak lain. Kira kira ada sekitar 20 orangan lah.
            Hari sudah semakin malam aku dan teman teman ku sudah mengantuk dan memutuskan untuk segera tidur. Suasana di sekolah ini sangat seram sekali kalau sudah malam, disaat aku sudah tertidur tiba tiba aku ingin buang air kecil. Aku tidak mau membangunkan teman teman ku jadi aku sendirian saja ke kamar mandi. Loh! teman teman yang lain mana aku menenggok ke ruang sebelah ternyata sudah kosong, ternyata mereka sudah pulang dan hanya ada aku dan ke 4 teman ku saja yang tersisa disini.
            Sehabis buang air kecil aku bermaksud membangunkan teman teman dan pergi dari sini. Dan ternyata teman teman ku sudah tidak ada, tetapi tas mereka masih ada disana “bagai mana ini” aku berbicara dalam hati. Aku yang ketakutan memutuskan untuk pergi dari sini sendirian, sesampainya di gerbang sekolah ternyata gerbangnya terkunci. Aku tidak bisa memanjatnya karna trerlalu tinggi, aku mencari jalan keluar lain tetapi tidak ada. “lebih baik aku mencari teman teanku saja” seruku dalam hati.
1
           

            Aku menelusuri setiap ruangan yang ada di sekolah itu, tapi sejauh ini teman teman ku belum ditemukan. Sampai aku menemukan sebuah pintu berwarna merah yang di gembok sangat besar aku kira itu ruang rahasia, di pintu itu tertulis sebuah kata kata “selamat kan teman teman mu dari serigala, dia bersembunyi di balik teman teman mu” ohh shit kata ku.
Aku langsung mengambil kampak yang ada di sebelah pitntu itu seolah olah sudah dipersiapkan, “siapa yang membuat ini semua” fikir ku. Tanpa basa basi langsung aku lepaskan gembok itu dangan kampak ku, yap akhirnya terlepas, aku langsung masuk kedalam ruangan itu. Ruanganya sangat gelap bahkan aku tidak bias melihat apa apa, tiba tiba lampu lampu hidup dan ada sebuah 2 buah akuarium yang berisi ikan piranha. Lalu aku meliat kearah belakang ternyata temanku siska sedang di ikat di dalam tabung, dia dalam keadaan pingsan dan tidak berdaya. Speaker itu bersuara “cari 2 kunci di dalam akuarium berisi ikan piranha itu satu untuk menyelamatkan teman musebelum tabng itu penuh dengan air dan satunya lagi untuk membuka pintu untuk permainan selanjutnya, waktumu hanya 2 menit.
Aku harus bergegas waktu yang ku punya hanya 2 menit, langsung ku masukan tangan ku ke dalam akuarium itu banyaknya ikan piranha tidak menakutiku. Aaarghh tanganku digigiti piranha yang lapar aku terus mencari dan aku mendapatkan 1 kunci, aku lalu memasuki tangan ku ke akuarium yang ke 2.tabung itu hampir menenggelamkan siska  aku bergegas aku terus mencari walaupun tanganku digigiti piranha aku hanya bias berteriak, mau gimana lagi ini demi teman teman ku. Kunci ke2 ketemu kata ku dengan kegirangan sambil kesakitan karna tangan ku yang sudah hancur digigit piranha. Langsung ku tolong siska dan aku masuk ke ruangan berikutnya.
Masuk ke ruangan ke 2, ini terlihat seperti ruang kelas “kira kira game seperti apa lagi”kataku dalam hati. Aku kaget temanku maya sedang duduk di kursi listrik, speaker itu bersuara lagi “ kerjakan 10 soal ini kalau setiap jawban ada yang salah temanmu akan di setrum sebanyak jawaban yang salah waktumu 5 menit”. aku langsung mengerjakan soal soal itu, ternyata tidak mudah mengerjakan soal dengan tekanan dalam 4 menit soal itu berhasil ku jawab dan menunggu hasil koreksi. Speaker itu bersuara lagi dan katanya “dari 10 soal yang berhasil kamu jawab 9 soal, berarti 1 setruman untuk teman mu” TTIIDAAKKK aku teriak sekeras kerasnya, aku hanya bisa menutup mata ketika maya di setrum, tolong aku rendy tolong maya merintih kesakitan. Ternyata setruman itu tidak membuat maya meninggal dunia Alhamdulillah. Ikatan maya terlepas aku bertiga masuk ke ruang berikutnya.

2



Masuk ke ruang 3 aku melihat jenny terikat di sebuah papan dengan balon balon air di sekeliling tubuhnya, “rendy siska maya tolong aku aku tidak mau matiiii” jenny berteriak. Dan seperti biasa speaker berbunyi dan isinya “pecahkan balon balon air dengan panah yang tersedia di samping pintu sampai tangki yang di dibawahnya penuh jika tidak bisa maka temanmu akan mati, waktumu 5 menit” langsung aku mengambil panah yang ada disamping pintu “bagai mana cara menggunakanya aku tidak bisa” kata ku “sudah ayo cepat sebelum jenny mati” kata maya.
Aku memanah balon pertama yeah akhirnya  terkena, masih tersisa 4 balon lagi aku harus cepat tapi tangan ku tidak bisa diam dan terus bergetar aku takut kalau panah ku mengenai anggota tubuhnya. Balon ke 2 balon ke 3 balon ke 4 berhasil aku pecahkan sisa 1 balon lagi dan itu berada di dekat telapak tanyanya, “kali ini aku harus bisa” lalu aku lontarkan panah ku “aawwww” jenny berteriak kesakitan ternyata panah ku tidak mengenai balon itu malah mengenai tangan jenny “maafin aku jenny” sahut ku. Ku lontarkan lagi panah ku dan yesss akhirnya mengenai balon yang terakhir. Ikatan jenny terbuka dan langsung ku bawa pergi.
Room 4 itulah tulisan untuk pintu berikutnya, aku langsung masuk ke pintu itu dan menemukan teman ku Robert. Ia di dalam sebuah kandang ukuran 1,5m x 1,5m dan dibawahnya yang sudah menanti besi besi tajam menyerupai duri. “teman teman tolong aku, aku takutt aku mau pulang” teriak Robert, aku harus menyelamatkanya sebelum ia mati ucapku. *radio* “tolong temanmu dengan cara mendonorkan darah, satu orang harus mendonorkan darahnya sebanyak 500ml  kedalam plastik dan masukan ke dalam  box yang berwarna merah”.
“Aku pertama” kata maya lalu ku iris bagian tanganya menggunakan pisau, AAWW! katanya sambil menekan nekan kulitnya agar darah yang keluar banyak. Siska ke 2 jenny ke 3, dan aku ke 4 kami merinth kesakitan dan menangis sedikit lagi plastik ini hamper penuh dengan darah. Sisa 1 menit lagi aku harus mempercepat aliran darah ku agar plastiknya penuh, 5 4 3 2 ciaaat aku langsung menaruhnya ke dalam box merah penghitung waktu berhenti,  HAHAHAHA aku tertawa puas. Pintu kandang pun terbuka otomatis, Robert keluar, aku dan teman teman yang lain berusaha kabur. Aku jadi teringat dengan kata kata yang ada di pintu pertama kali masuk  “selamat kan teman teman mu dari serigala, dia bersembunyi di balik teman teman mu”tetapi aku belum menemukan serigala dari pertama memainkan game ini. Aku curiga apa serigala itu adalah salah satu teman teman ku.


3


Aku kira game ini sudah selesai tetapi masih ada 1 ruangan lagi yang bernama final stage, apakah ini ada hubunganya dengan si serigala itu. Aku langsung memasuki ruangan terakhir itu, banyak sekali senjata di ruangan ini kita masing masing diberi satu senjata. “apa apaan ini, apakah kita akan bertarung? Tapi dengan siapa?” Kata Robert, speaker pun menjawab “Hati-hati 1 dari 4orang yang kamu kenal itu serigala, segera temukan dan bunuh sebelum kalian dibunuh, waktu kalian tidak terbatas”. “ehh gila aja maksudnya ini apaan, salah satu dari kita itu serigala?” tanya maya, “tapi siapa, aku udah kenal sama kalian itu udah lama aku tidak tahu yang mana serigala dan yang mana teman” jawabku. Suasana semakin tegang siska maya jenny Robert dan aku saling mengawasi siapa yang gerak geriknya aneh dia berarti dialah serigalanya.
Tiba tiba saja jenny pingsan bruukkk, “hah jenny pingsan cepat bantu” kata ku. Jenny akhirnya tersadar setelah 10 menit pingsan, “kenapa jen, kok lo bias pingsan” tanya ku, jenny “ahh gakpapa kok” jawabnya sambil menggaruk garukan kepala. Sesaat kemudian dia mengambil pisaunya dan hendak menikam ku dengan pisaunya, “jenny apa yang kau pikirkan” teriak siska sambil mendorong jenny hingga jatuh. Kami yang sudah buta dan ingin keluar dari sini terpaksa aku dan ke 3 temanku membunuh jenny, aku dan teman teman ku menikam tubuhnya berulang kali dengan pisau. Entah apa yang merasuki ku sehingga aku tidak berfikir akan dosa.
Tiba tiba speaker bersuara lagi “HAHAHA kalian membunuh orang yang salah, serigala masih ada di antara kalian”. Aku langsung terjatuh dan merasa sangat bersalah “kenapa kita bisa membunuh orang yang salahh” kataku. Maya hanya tertawa HAHAHA langsung menusuk robert dengan pisau hingga tembus sampai keluar. “maya tega sekali kamu” kata ku, “akulah si serigala itu, aku yang membawa kalian kemari” jawabnya. “terus kenapa jenny ingin membunuh rendy tadi?” tanya siska ke maya, “jenny aku hipnotis dan dia menuruti kata kata ku” jawab maya. “tega sekali kamuuu” jawabku sambil melempar pisau ke arah maya, “hahah tidak kena” kata maya. Siska yang dari belakang ingin menikam maya ciattt ssccrraattthh ternyata siska yang terkena pisaunya sendiri. Untungnya tisdak sampai meninggal hanya terkena tanganya saja, aku langsung menolong siska.
Lalu aku ambil samurai, berusaha untuk membunuhnya. Hhiiaaaaatt, darah bercucuran. Kepala maya terputus terkena samurai ku. *radio* “selamat kalian berhasil membunuh si serigala, kalian orang yang terpilih” pintu terbuka. Aku langsung keluar bersama siska, dan berusaha mencari pertolongan. Sejak kejadian itu aku dan siska makin dekat dan akhirnya menjadi sepasang kekasih, tetapi aku masih tidak mengerti apa maksudnya kejadian itu. Dan pada suatu hari seseorang berbadan besar menculik kami dan ia berkata “permainan masih akan dilanjutkan”.
4
-BERSAMBUNG-

No comments:

Post a Comment